Sunday, February 20, 2011
Kembali pada-Mu

Terkadang ku tak mengerti arti sebuah hidup ini.
Ku hanya terontang-anting .
Tak mengerti arah tujuan.
Sesalku rasa saat itu .
Gelisah dan takut hadapi kenyataan.
Ku hanya mengadu .
Meminta padamu.
Kembali ke jalan-mu.
Dengan keyakinan di hatiku.
Monday, February 7, 2011
Sesalku di ujung mautku

Saat nafas terasa sesak
Kumulai mendengar  detak  jantungku
Semakin lemah dan lemah
Ku tatap dinding langit
Tak begitu jelas
Hanya bayang-bayang kegelapan terpancar didepan ku
Mata ku mulai menyusuri kegelapan itu
Dan aku melihat...
Aku yamg dulu..
Aku punya mata, tapi aku buta
Aku punya telinga ,tapi aku tuli
Tubuhku dipermainkan oleh nafsu
Aku bertanya”apa itu benar-benar aku”?
Rasa ingin tanganku ini,menghapus semua bayang
Bayang itu
Tapi terlambat!
Kini aku tak bisa apa-apa.
Hanya bisa menunggu,menunggu kapan datangnya ajalku
0

terkadang ku merasa bosan saat hadapi pelajaran

Thursday, January 27, 2011
GUNDAHKU

45 menit terlewati
Mataku mulai meredup
Ku pandang sudut pintu
BERISIK....!
Gundahku memaksa  kepalaku  terbangun
Namun terjatuh lagi...tergeletk tak berdaya,
Diatas sebongkah kayu
TIDAK...!otakku berontak mengetuk-ngetuk kepalaku
Telingaku berdenyut saat ku dengar lagi suara di depan itu
MEMUAKKAN..itu yang terucap dalam hati kecilku
Oooooh..beginikah berat melawan kemalasanku.

1

puisi ini adalah....penggamBarankU terhadap para pengemis

Thursday, January 13, 2011
Rintihanku

Aku....
Segumpal darah,berlapis daging ,terbungkus kulit.
Aku...
Hina sangat dalam kehidupan”kata merka”.
Derai  maki,caci terhanyut dalam kalbu.
Sajak embun pun enggan menoleh padaku.
Aku......ini apa???
KUMUH...begitu sapaan mereka untukku.
Rasa pahit yang menghantam,menghentak seluruh jiwa,
Mendebar  seluruh raga,menghancurkan goresan impian.
Jutaan impian fana,seiring terukirnya waktu..
Dimana.....dimana harus ku cari lagi!!
Hanya disudut ini tangan hampa berpasrah menghantarkan berjuta impian.
2

imPIan INdahKu...................

Impian indahku
Saat  gelora hati menggebu,pikiranku beradu.
Berbisik llirih,membutakan mataku.
Dengan sejuta auramu,menghipnotis hidupku.
Bulan kan tersenyum padaku....
Bintang kan mengirimkan tawanya untukku.....
Bukan khayalanku...
Tapi kau impian indah yang slalu... ku rindu.